Background: Nature Clouds, by cubagallery

For all the Hijabis and Niqabis out there, I just want to let you know that I have sooo much respect for you. Today it was a little hotter than usual, and I am like.. melting. And you guys get through it without even complaining!

Subhanallah, I hope Allah subhanahu wa ta’ala rewards you tons and tons and tons. I can’t even imagine how difficult it might be. You are superwomen. Via quranicverses

Kita menjadi ASING karena prinsip hidup kita.
Jujur itu ASING karena banyak orang berdusta.
Shadaqah itu ASING karena bayak orang pelit.
Berjilbab itu ASING Karena banyak orang membuka aurat.
Tidak pacaran itu ASING karena banyak orang yang pacaran.
Yakin pada Allah itu ASING Karena banyak orang yang tidak percaya lagi pada-Nya.
Mewujudkan SYARI’AH Islam itu ASING karena banyak orang yang lebih percaya pada hukum buatan manusia.
Islam mulai muncul dalam keadaan ASING dan akan kembali ASING sebagaimana awal munculnya. Maka beruntunglah orang-orang yang ‘asing’ itu.”
(HR. Muslim)


“‘Berbahagialah orang-orang yang ‘asing’.’
‘Siapakah orang-orang asing itu wahai Rasulullah?’
‘Yaitu orang-orang yang senantiasa melakukan perbaikan disaat kebanyakan orang berbuat kerusakan.’
(HR. Muslim)


Foto dan tulisan diambil dari Syahidah.

Kita menjadi ASING karena prinsip hidup kita.

Jujur itu ASING karena banyak orang berdusta.

Shadaqah itu ASING karena bayak orang pelit.

Berjilbab itu ASING Karena banyak orang membuka aurat.

Tidak pacaran itu ASING karena banyak orang yang pacaran.

Yakin pada Allah itu ASING Karena banyak orang yang tidak percaya lagi pada-Nya.

Mewujudkan SYARI’AH Islam itu ASING karena banyak orang yang lebih percaya pada hukum buatan manusia.

Islam mulai muncul dalam keadaan ASING dan akan kembali ASING sebagaimana awal munculnya. Maka beruntunglah orang-orang yang ‘asing’ itu.”
(HR. Muslim)


“‘Berbahagialah orang-orang yang ‘asing’.’
‘Siapakah orang-orang asing itu wahai Rasulullah?’
‘Yaitu orang-orang yang senantiasa melakukan perbaikan disaat kebanyakan orang berbuat kerusakan.’
(HR. Muslim)


Foto dan tulisan diambil dari Syahidah.

Mau berjilbab atau tidak, itu kan hak saya.

Tapi tubuh kita bukan hak kita. Status kita hanya dipinjamkan. Milik kita hanya roh yang di tiupkan ke dalam jasad yang Allah pinjamkan. Bahkan roh itu sendiri berada dalam genggamanNya. Jika barang yang kita pinjamkan ke orang lain, kemudian orang tersebut merusaknya maka kita akan marah. Sama seperti Allah. Allah bebas melakukan apapun terhadap ciptaanNya. Jika amanah yang Dia berikan tidak di jaga dengan semestinya sesuai dengan perintahNya.

Sebab bagi Muslimah ia seakan berkata jilbabku adalah nilaiku, lambang kepatuhan kita kepada perintah Allah. Penilaian hakiki hanya dari Allah, akan terpuaskan kita akan penilaianNya. Karena kita adalah berlian mahal yang tidak mudah terjamah oleh sembarang orang dan bukan batu kerikil yang banyak bertebaran di jalan-jalan dan mudah dipegang. Yusuf Mansur

Reblogged from achmadlutfi  239 notes

Jilbab

achmadlutfi:

  1. Saya nggak mau kerudungan! kerudungan itu kuno | “Lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak pake kerudung”
  2. Tapi kan itu kan hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! | “Yang besar-besar itu semua awalnya kecil yg diremehkan”
  3. Yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! | “trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? itu kan fisik?”
  4. Kerudungan belum tentu baik | “betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang…(isi sendiri)”
  5. Saya kemarin liat ada yg kerudungan nyuri! | “so what? yg nggak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali”
  6. Artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! | “yup, ciri hati yg baik adl kerudungin kepala dan tutup aurat”
  7. Kalo kerudungan masih maksiat gimana? dosa kan? | “kalo nggak kerudungan dan maksiat dosanya malah 2”
  8. Kerudungan itu buat aku nggak bebas! | “oh, berarti lipstick, sanggul, dan ke salon itu membebaskan ya?”
  9. Aku nggak mau dibilang fanatik dan ekstrimis! | “nah, sekarang kau sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim dalam membantah Allah”
  10. Kalo aku pake kerudung, nggak ada yang mau sama aku!? | “banyak yang kerudungan dan mereka nikah kok”
  11. Kalo calon suamiku gak suka gimana? | “berarti dia tak layak, bila didepanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin dibelakangmu dia jujur?”
  12. Susah cari kerja kalo pake kerudung! | “lalu membantah perintah Allah demi kerja? emang yang kasi rizki siapa sih? bos atau Allah?”
  13. Kenapa sih agama cuma diliat dari kerudung dan jilbab? | “sama aja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh”
  14. Aku nggak mau diperbudak pakaian arab! | “ini simbol ketaatan pada Allah, justru orang arab dulu gak pake kerudung dan jilbab”
  15. Kerudung jilbab cuma akal2an lelaki menindas wanita | “perasaan yg adain miss universe laki2 deh, yg larang jilbab di prancis jg laki2”
  16. Aku nggak mau dikendalikan orang ttg apa yg harus aku pake! | “sayangnya sudah begitu, tv, majalah, sinetron, kendalikan fashionmu”
  17. Kerudung kan bikin panas, pusing, ketombean | “jutaan orang pake kerudung, nggak ada keluhan begitu, mitos aja”
  18. Apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab?! | “katanya tadi jadi diri sendiri, nggak peduli kata orang laen…”
  19. Kerudng dan jilbab kan nggak gaul?! | “lha mbak ini mau gaul atau mau menaati Allah?”
  20. Aku belum pengalaman pake jilbab! | “pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul”
  21. Aku belum siap pake kerudung | “kematian juga nggak akan tanya kamu siap atau belum dear”
  22. Mamaku bilang jangan terlalu fanatik! | “bilang ke mama dengan lembut, bahwa cintamu padanya dengan menaati Allah penciptanya”
  23. Aku kan gak bebas kemana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju! | “bukankah itu perubahan baik?”
  24. Itu kan nggak wajib dalam Islam!? | “kalo nggak wajib, ngapain Rasul perintahin semua wanita Muslim nutup aurat?”
  25. Kasih aku waktu supaya aku yakin kerudungan dulu | “yakin itu akan diberikan Allah kalo kita sudah mau mendekat, yakin deh”